SEMARANG, 1 Juni 2026 – Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan UMKM Jajanan Pasar sebagai Produk Oleh-Oleh Tradisional Ramah Lingkungan melalui Strategi Promosi Digital” oleh Tim Pengabdian Sastra Inggris Universitas Diponegoro telah berlangsung dengan lancar di UMKM Halal Snack yang berlokasi di wilayah Tembalang, Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi sekaligus memperkuat citra jajanan pasar sebagai produk oleh-oleh tradisional yang bernilai budaya dan ramah lingkungan. Halal Snack dipilih sebagai mitra karena memiliki beragam produk jajanan tradisional, baik snack basah maupun snack kering, yang berpotensi dikembangkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan observasi dan identifikasi kebutuhan mitra guna memahami kondisi usaha, strategi pemasaran yang telah diterapkan, serta potensi pengembangan produk. Selanjutnya, tim pengabdian memberikan pendampingan dan diskusi mengenai konsep branding produk yang menonjolkan nilai tradisional, kehalalan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah penguatan promosi digital melalui pembuatan konten video promosi. Tim bersama mitra menyusun konsep video yang menampilkan profil usaha, proses produksi jajanan pasar, serta keunggulan produk yang ditawarkan. Video tersebut kemudian disunting dan dipersiapkan untuk didistribusikan melalui berbagai platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan kanal digital lainnya.
Melalui pendampingan ini, mitra memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Selain itu, mitra juga semakin memahami strategi membangun identitas usaha yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga mengedepankan nilai keberlanjutan dan pelestarian budaya kuliner lokal.
Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan visibilitas produk, memperluas jaringan konsumen, serta memperkuat daya saing di tengah perkembangan pasar yang semakin digital. “Jajanan pasar merupakan bagian dari warisan budaya yang perlu terus dilestarikan. Melalui promosi digital yang tepat, produk-produk tradisional dapat tetap relevan dan diminati oleh masyarakat luas,” ujar ketua tim, Sulistya Ningtyas.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan UMKM lokal. Ke depan, model pendampingan berbasis promosi digital ini diharapkan dapat direplikasi pada UMKM sejenis di berbagai daerah sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan kekayaan kuliner tradisional Indonesia.
No responses yet